Nilai Konservasi Tinggi untuk Pengembangan Kebun Kelapa Sawit

Pekanbaru, 30 Agustus 2013

Selamat siang pembaca,

Sebelumnya penulis telah merangkum Prinsip dan Kriteria RSPO untuk petani swadaya kelapa sawit. Di tulisan kedua ini penulis merangkum Nilai Konservasi Tinggi untuk pengembangan kebun kelapa sawit yang didapat dari beberapa pelatihan Nilai Konservasi Tinggi.

Konversi hutan alam menjadi perkebunan kelapa sawit, HTI (Hutan Tanaman Industri), dan lain-lain mengakibatkan terancamnyaspesies dilindungi dan keberadaan kawasan konservasi sebagai spesifik ekosistem yang dilindungi dan sekaligus merupakan habitat spesies dilindungi. Beberapa pengembangan perkebunan kelapa sawit pada lahan gambut yang mempunyai kedalaman lebih dari 3 meter juga memberikan dampak terhadap pengeringan gambut secara permanen, kebakaran lahan dan emisi karbon.

Pembukaan lahan perkebunan kelapa sawit dulu dilakukan melalui pembakaran. Areal perhutanan dibuka oleh penduduk maupun perusahaan untuk kegiatan perkebunan kelapa sawit serta HTI. Kejadian ini bisa dilihat pada Januari – Agustus 2009, hampir 70% kebakaran hutan di Provinsi Riau adalah di lahan rawa gambut.

Selain kerusakan hutan perubahan areal hutan menjadi perkebunan kelapa sawit maupun HTI mengakibatkan spesies hewan langka terganggangu. Hal ini bisa dilihat pada Tahun 2012, dimana kematian gajah tertinggi di Provinsi Riau. Tercatat 15 ekor gajah mati (12 diantaranya mati di dalam dan sekitar Taman Nasional Tesso Nilo). Kematian gajah ini disebabkan oleh racun yang digunakan oknum yang tidak bertanggung jawab.

Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan menerapkan dan melakukan perkebunan maupun pembukaan HTI yang memperhatikan lingkungan secara berkelanjutan. Pengelolaan perkebunan secara berkelanjutan salah satunya diterapkan pada pengelolaan perkebunan kelapa sawit. Pengelolaan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan bisa dilakukan dengan menerapkan P & C RSPO bagi perusahaan besar dan petani kelapa sawit swadaya.

P & C RSPO memiliki 7 prinsip tentang cara pengelolaan perkebunan yang ramah lingkungan. Salah satu prinsip yang membahas tentang HCV (High Conservation Value) atau NKT (Nilai Konservasi Tinggi) yaitu Prinsip. 5 “Tanggung Jawab Lingkungan dan Konservasi Kekayaan Alam dan Keragaman Hayati”.  Beberapa NKT menurut komponen HCVC 2008 yaitu :

·         NKT 1. Kawasan yang mempunyai tingkat KeHATI yang penting.

·         NKT 2. Kawasan bentang alam yang penting bagi dinamika ekologi secara alami .

·   NKT 3. Kawasan hutan yang berada dalam ekosistem yang jarang, terancam atau hampir punah.

·         NKT 4. Kawasan yang menyediakan jasa-jasa lingkungan alami

·         NKT 5. Kawasan (Hutan) yang sangat penting untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat lokal.

·         NKT 6. Kawasan yang mempunyai fungsi penting untuk Identitas Budaya Tradisional Komunitas Lokal.

NKT (Nilai Konservasi Tinggi) penting diterapkan di perkebunan kelapa sawit karena secara legal formal (dalam RTRW Provinsi/Kabupaten), perkebunan diarahkan pada kawasan hutan yang boleh dikonversi atau areal khusus untuk perkebunan dimana kondisi hutannya sangat sedikit, namun kewajiban untuk konservasi berlaku untuk semua jenis kegiatan pembangunan (lihat UU 41 pasal 50). Sejalan dengan kriteria Investasi bank/investor serta pembelian produk minyak sawit yang ada di pasar dunia.Interaksi kegiatan perkebunan sawit dengan kawasan hutan di sekitarnya (termasuk spesies penting ada di dalamnya) sangat tinggi sehingga mengancam;

-          Kelestarian populasi (viable populations) satwa liar dalam jangka panjang.

-          Kebun sawit sehingga mendatangkan kerugian bagi perusahaan/petani.

-          Karakteristik Perkebunan Kelapa Sawit akan ekonomis bila dibuka dalam area yang cukup luas.

-   Mempengaruhi mata pencaharian masyarakat pedalaman yang sangat tergantung pada produk hutan maupun non hutan.

-          Sering terjadi konflik ‘lahan’ dengan masyarakat tempatan (adat).

 Nah ini beberapa foto Pelatihan Nilai Konservasi Tinggi yang diadakan oleh WWF Indonesia Program Riau.

Pelatihan Nilai Konservasi Tinggi di Taman Hutan Raya SSK Riau

Pelatihan Nilai Konservasi Tinggi di Taman Hutan Raya SSK Riau

 IMG_0644

                                                                                                      RN

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,313 other followers

%d bloggers like this: